Unit Penunjang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 huruf k merupakan unsur yang diperlukan untuk penyelenggaraan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Unit Penunjang terdiri dari: a. Unit Bahasa; b. Unit Praktek Kerja Nyata (PKN) dan Bursa Kerja; c. Unit Perpustakaan; dan d. Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi.  Unit penunjang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mempunyai tugas sebagai berikut:

  • a. Unit Bahasa mempunyai tugas melakukan peningkatan kemahiran penggunaan bahasa nasional dan asing;
  • b. Unit Praktik Kerja Nyata (PKN) dan Bursa Kerja mempunyai tugas melakukan penyiapan kerjasama, pengelolaan praktik kerja nyata, dan penyelenggaraan bursa kerja;
  • c. Unit Perpustakaan mempunyai tugas melakukan pengelolaan perpustakaan; dan
  • d. Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi.

Unit Penunjang dipimpin oleh Kepala yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur dengan masa jabatan 4 (empat) tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan. Kepala Unit Penunjang bertanggung jawab kepada Direktur. Kepala Unit Penunjang merupakan tenaga fungsional umum atau fungsional tertentu yang diberi tugas tambahan untuk membantu Direktur dalam mengkoordinasikan kegiatan di dalam unit penunjang.  Kepala Unit Unit Bahasa dan Kepala Unit Praktek Kerja Nyata dan Bursa Kerja, dikoordinasikan oleh Pembantu Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.  Kepala Unit Perpustakaaan dan Kepala Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi, dikoordinasikan oleh Pembantu Direktur Bidang Umum. Sesuai dengan perkembangan, kebutuhan, dan kemampuan, Direktur dapat membentuk unit Penunjang sebagai unsur penunjang selain sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.